Kasdim 0622/Kab. Sukabumi Hadiri Diseminasi Produksi Dukung Swasembada Pangan 2026, Targetkan Peringkat 1 Nasional

Sukabumi, – Kasdim 0622/Kab. Sukabumi Mayor Arm Mursid Sri Hernanto menghadiri kegiatan Diseminasi Produksi dalam rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026 dan Sukuran Swasembada Pangan Kabupaten Sukabumi yang digelar di halaman Hotel Augusta, Jl. Palabuhanratu–Cisolok, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Selasa (10/2/2026). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penanggung Jawab Luas Tambah Tanam (PJ LTT) Dr. Ir. Lely Nuryati, Asda II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Sukabumi H. Puji Widodo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin, SE., MM, serta para tamu undangan dari berbagai instansi terkait. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta dan berlangsung aman serta kondusif. Dalam sambutannya, Asda II H. Puji Widodo menyampaikan apresiasi atas capaian sektor pertanian Kabupaten Sukabumi yang berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam peningkatan produksi padi. Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan menjadi peringkat pertama nasional pada tahun 2026 melalui sinergi seluruh pihak, khususnya penyuluh dan petani. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin memaparkan capaian produksi pertanian tahun 2025 yang menunjukkan hasil sangat positif. Realisasi luas tanam padi mencapai 191.146 hektar dengan produksi lebih dari 1 juta ton gabah. Sementara itu, produksi jagung juga melampaui target dengan capaian produksi 133.144 ton. Prestasi tersebut mengantarkan Kabupaten Sukabumi meraih berbagai penghargaan tingkat provinsi maupun nasional, termasuk Satyalancana Wirakarya Bidang Pertanian. Penanggung Jawab LTT Dr. Ir. Lely Nuryati memberikan apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Sukabumi dalam pendaftaran varietas lokal padi terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 26 varietas dari total 39 varietas lokal yang telah didaftarkan. Varietas lokal tersebut dinilai memiliki potensi unggulan karena lebih adaptif terhadap perubahan iklim serta tahan terhadap hama dan penyakit. Kegiatan diseminasi ini menjadi momentum evaluasi, penguatan koordinasi, serta penyusunan strategi peningkatan produksi pertanian ke depan. Diharapkan target peningkatan luas panen sebesar 20 persen dan peningkatan produksi gabah hingga 25 persen pada periode 2025–2027 dapat tercapai. Kegiatan berakhir pada pukul 15.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Melalui sinergi seluruh pihak, Kabupaten Sukabumi optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan prestasi di tingkat nasional. (Pen)